Perayaan Software Freedom Day di USU

Kemarin, tepatnya tanggal 3 Oktober 2009, beberapa kampus di Indonesia merayakan secara serentak sebuah acara yang disebut dengan Software Freedom Day (SFD), melalui klub-klub kampus bernama OSUM. Dalam beberapa hari ke depan masih akan ada beberapa klub OSUM lainnya yang akan menyelenggarakan perayaan SFD di kampus mereka. Totalnya ada sebanyak 30 klub OSUM dari berbagai kampus di Indonesia yang merayakan acara SFD di tahun 2009 in dari ujung pulau Sumatera sampai Ujung pulau Jawa. Acara ini SFD tahun 2009 ini juga dirayakan oleh beberapa instansi selain klub OSUM, seperti oleh komunitas IT, sekolah, dan sebagainya.

OSUM sendiri adalah project yang baru saja diluncurkan Sun Microsystem untuk mendorong para mahasiswa agar berpartisipasi dan berkontribusi di dalam Free and Open Source Software (FOSS). Dengan adanya klub OSUM di kampus-kampus, setiap membernya dipacu untuk meningkatkan skill dan kemampuan mereka terhadap teknologi FOSS yang akan berkembang lebih pesat lagi di masa yang akan datang.

Lalu, apakah itu Sofware Freedom Day dan apa tujuan dari acara Software Freedom Day ini?. Software Freedom Day adalah sebuah perayaan global tentang Free and Open Source Software (FOSS). Tujuan dari perayaan ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat dari penggunaan FOSS di lingkungan pendidikan, pemerintahan, bisnis, di rumah, ataupun dimana saja. Harapannya adalah, agar semua orang paham apa itu FOSS dan sadar akan kebaikan yang didapatkan dari FOSS, dan selanjutnya dapat beralih untuk menggunakan FOSS.

Kemarin, OSUM-USU ikut merayakan acara ini yang diadakan di kampus S1 Ilmu Komputer, di Jalan Universitas No 24A. Ini adalah pertama kali OSUM-USU merayakan acara SFD.

Dalam perayaan SFD di USU kemarin, diadakan dua buah sesi diskusi dan penyampaian materi Instalasi sistem operasi OpenSolaris, Ubuntu, BlankOn, dan Mandriva One dengan menggunakan VirtualBox. Kemudian dilanjutkan dengan sharing pengalaman selama menggunakan sistem operasi FOSS dan cerita tentang FOSS oleh salah satu member OSUM-USU Muhfi Asbin Sagala, yang juga merupakan pengguna aktif Linux dari komunitas MedanLinux. Sesi pertama dimulai dari jam 10:30 WIB berlangsung sangat meriah sehingga sesi baru berakhir jam 13:00 WIB, lebih lama dari waktu yang telah direncanakan. Karena ruangan yang kecil, akhirnya banyak peserta yang tidak kebagian tempat duduk dan menunggu untuk mengikuti sesi yang kedua. Para peserta sangat tertarik atas cerita yang disampaikan oleh Muhfi, dan semoga terdorong untuk migrasi menggunakan sistem operasi FOSS. “Migrasi sekarang atau tidak sama sekali !”, diucapkan Muhfi pada akhir ceritanya. Sesi pertama ditutup dengan pembagian goodies melalui quiz, dan pertanyaan terakhir menjadi sangat menegangkan dan diiringi sorakan karena goodies yang diberikan adalah Kaos. Sayang sekali jumlah kaosnya tidak  banyak.

Sesi kedua dimulai jam 14:00 WIB, namun  tidak seramai sesi pertama karena hanya dihadiri oleh beberapa peserta yang tidak bisa mengikuti sesi yang pertama. Sesi kedua ini diisi dengan diskusi dan cerita tentang FOSS oleh Ainul Hizriadi, leader OSUM-USU. Sesi kedua berakhir sekitar jam 16:00 WIB.

Selain mengadakan kedua sesi pertemuan tersebut. OSUM-USU juga membuat sebuah stand konsultasi FOSS disertai show off beberapa sistem operasi FOSS seperti Ubuntu, Mandriva One, dan OpenSolaris. Di stand ini juga, para pengunjung bisa mendapatkan bantuan instalasi sistem operasi FOSS. Alhamdulillah beberapa laptop telah berhasil diinstalkan, bahkan 3 orang dosen yang lewat juga meminta laptopnya diinstalkan. Namun banyak juga yang tidak dapat dibantu karena stand yang penuh sesak dan keterbatasan penjaga stand. Stand penuh sesak karena banyaknya peserta yang baru mendaftar pada saat acara.

Alhamdulillah secara keseluruhan acara dapat berlangsung dengan baik, walaupun pihak penyelenggara yaitu OSUM-USU menyadari masih banyak kekurangan di sana-sini. Alhamdulillah juga, feedback dari beberapa peserta ke pihak OSUM-USU sangat baik, dan meminta acara seperti ini bisa diadakan lagi.

Harapannya, semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan lebih rutin, dengan sarana dan prasarana yang lebih baik lagi, misalnya diruangan yang lebih besar lagi dan kelengkapan acara yang lebih baik lagi. Mudah-mudahan pihak-pihak dari kampus-kampus di USU mau mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini lagi di masa yang akan datang. Amin.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah memeriahkan acara ini, para peserta, dan juga para member OSUM-USU yang telah bekerja demi berjalannya acara SFD 2009 – OSUM USU ini.

Terima kasih kepada Sun Microsystem, sponsor dan pendukung acara SFD ini, dan juga kepada Mas Alex Budiyanto (OSUM Community Manager, Campus Ambassador Coordinator, Community Development Officer Sun Microsystems Indonesia) atas bimbingan dan support-nya kepada OSUM-USU. Semoga acara ini bisa diadakan lagi tahun depan =).

Dokumentasi acara ini bisa dilihat di Dokumentasi acara ini bisa dilihat di
http://osum.sun.com/photo/albums/sfd-celebration-osum-usu
http://osum.sun.com/photo/albums/sfd-2009-osum-usu

 

 

                                                         

                                                  

 

OSUG-Medan (OpenSolaris User Group-Medan)

OSUG-Medan (OpenSolaris User Group-Medan) atau bisa disebut OpenSolaris-Medan adalah komunitas peminat dan pengguna sistem operasi OpenSolaris di wilayah Sumatera Utara.

OSUG-Medan terbentuk pada tanggal 5 Juli 2009 Pukul 15:03 WIB, yang diprakarsai oleh OSUM-USU, OSUM-PIDEL, dan OSUM-Mikroskil, serta rekan-rekan lainnya.

Silahkan bergabung di milis kami, yaitu http://groups.google.co.id/group/osug-medan

Software Freedom Day 2009 – OSUM USU

Software Freedom Day (SFD) adalah sebuah perayaan global tentang Free dan Open Source Software (FOSS). Tujuan dari perayaan ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat dari penggunaan FOSS di lingkungan pendidikan, pemerintahan, bisnis, di rumah, ataupun dimana saja.

Pada perayaan ini Anda bisa berkonsultasi tentang FOSS, dan memperoleh software FOSS tersebut secara GRATIS, bahkan Instalasi Sistem Operasi FOSS tersebut pada perayaan tersebut. Jadi jangan sungkan untuk membawa laptop dan FlashDisk Anda. Dan ajak teman dan kerabat Anda juga.

Masih ada lagi, pada perayaan ini, Anda bisa memperoleh CD gratis, T-Shirt, Sling Bag, Stickers, dan juga Mini Book (sesuai persediaan yang ada).

Yang pasti Anda tidak dipungut biaya untuk hadir pada perayaan ini, dan malah bisa dapat yang gratisan pula. Jadi, jangan sampai ga datang ya.

Untuk melengkapi data peserta yang akan datang di acara SFD 2009 ini, peserta melakukan register dan reserve acara terlebih dahulu di http://osum.sun.com/events/sfd2009-usu, dan ini sebagai syarat untuk mendapatkan goodies tersebut.

Download cara register dan reserve di sini http://www.4shared.com/file/131184553/7d9dd023/Cara_Pendaftaran_SFD_2009.html

TEMPAT TERBATAS !!!

Open Source University Meetup – USU (OSUM-USU)

OSUM (Open Source University Meet Up, dilafalkan dengan “awesome”) adalah sebuah komunitas global bagi para pelajar yang berminat terhadap Free dan Open Source Software (FOSS) dan bagaimana FOSS tersebut “Changing (Y)Our World”. Kami menyebutnya ‘Meetup” untuk lebih mendorong kolaborasi antara tiap member untuk membentuk komunitas open source yang lebih baik lagi.

Apa yang bisa anda peroleh dengan bergabung di OSUM misalnya,

  • Akses ke kursus online gratis, webinar, tutorial, ataupun diskon dalam mengambil sertifikasi seperti Java ataupun Solaris.
  • Berteman dengan sesama pelajar dan developer di seluruh dunia.
  • Berpartisipasi dalam kelompok OSUM di kampus Anda.
  • Dan juga, ada goodies menarik untuk Anda dari Sun Microsystem =)
Bagi Anda yang merasa anak USU, silahkan daftar ke osum.sun.com, dan bergabung di http://osum.sun.com/group/osum_usu, untuk berdiskusi dan informasi mengenai aktifitas OSUM-USU lebih lanjut..

dan ga lupa, semua ini ga dipungut biaya alias gratis..

Cara membuat DVD Repository Ubuntu dari Repository hasil debmirror

Apabila sebelumnya anda telah memiliki file repository Ubuntu berupa file gabungan dari beberapa buah DVD repository-nya, maupun file repository hasil debmirror, mungkin suatu saat anda berkeinginan untuk memecahnya kembali ke dalam beberapa buah dvd, maka prosesnya tidaklah terlalu sulit.

Dalam hal ini saya melakukannya pada Ubuntu 8.10 dan Repository yang akan di burn ke DVD juga Repository Ubuntu 8.10.

Tahap pertama (Penginstalan paket-paket yang dibutuhkan)

Hal pertama yang mesti dilakukan adalah menginstal paket-paket yang diperlukan untuk memecah dan menyusun file repository yang tergabung tadi menjadi beberapa bagian yang akan di-burn ke beberapa DVD nantinya.

Paket-paket penting perlu diinstal adalah debpartial, ruby, dan mkisofs. Namun, paket debpartial ini pada versi 8.10 tidak tersedia di Repository Ubuntu lagi sejak versi Hardy Heron/8.04, akan tetapi masih tersedia di Canonical. Untuk mendownload paket debpartial bisa di ambil di sini. Setelah paket debpartial terunduh, klik 2 kali file tersebut untuk menginstalnya.

Selanjutnya tinggal menginstal paket-paket yang lainnya saja, berikut adalah perintahnya :

sudo apt-get install debmirror liblockfile-simple-perl liblog-agent-perl ruby mkisofs dpkg-dev libdigest-sha1-perl

Copy-lah baris perintah tersebut ke Terminal di Application>Accessories>Terminal, dan ketik Enter. Pastikan Ubuntu anda telah tersambung ke Repository anda agar proses penginstalan dapat berjalan.

Tahap kedua (Ekstrak file debcopy)

File debcopy ini termasuk di dalam file debpartial yang telah diunduh dan diinstal pada tahap pertama tadi.

Untuk mengekstraknya, copy-kan baris perintah tersebut di Terminal.

cp /usr/share/doc/debpartial/examples/debcopy.gz ~
gunzip ~/debcopy.gz

Tahap ketiga (pembagian ke ukuran DVD)

Pastikan anda memiliki space kosong kurang lebih 30 GB untuk tempat memecah repository tadi, mengapa 30 GB karena ukuran total file repository yang saya miliki juga sebesar kurang lebih 25 GB. Kemudian pastikan space kosong lagi untuk tempat membuat file iso DVD repository yang akan dibuat. Jadi total kira-kira diperlukan space kosong kurang lebih 55 GB lebih, karena nantinya akan terbentuk sebanyak 6 buah DVD.

Untuk mengakali space kosong sebesar itu saya lakukan dengan cara memecah file repository terlebih dahulu. Kemudian saya buat file iso untuk file DVD yang pertama. Setelah file iso DVD pertama telah terbuat, file DVD pertama langsung saya hapus dan melanjutkan membuat file iso untuk DVD yang kedua, demikian sampai DVD yang ke enam. Dengan cara ini saya cukup menyediakan space kosong sebesar kurang lebih 35 GB.

Selanjutnya, buatlah sebuah direktori sebagai tempat memecah file respository tadi di space yang kosong tadi. Misalkan nama direktorinya UbuntuDVDs, baik dengan menggunakan perintah “mkdir UbuntuDVDs” di Terminal, maupun dengan klik kanan, Create Folder di Nautilus.

Selanjutnya, copy-kan baris perintah tersebut dan jalankan di Terminal

debpartial --nosource --dirprefix=ubuntu --section=main,restricted,universe,multiverse --dist=intrepid,intrepid-security,intrepid-updates,intrepid-backports --size=DVD ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs

Catatan :

  • tulisan intrepid disesuaikan dengan versi repository yang akan dibuat.
  • Tulisan DVD pada–size=DVD dapat diganti dengan CD apabila anda ingin membuat repository dalam bentuk CD.
  • Tulisan ~/UbuntuRepos dapat diganti dengan letak direktori dimana file repository anda berada, misalnya di /media/disk/ubuntu (nama folder file repository saya adalah ubuntu).
  • Tulisan ~/UbuntuDVDs dapat diganti dengan letak direktori tempat anda akan memecah repository-nya, misalnya /media/Data/UbuntuDVDs.

Setelah perintah selesai dijalankanm, maka akan terbentu folder dengan nama ubuntu0, ubuntu1, sampai ubuntu5 pada direktori UbuntuDVDs. Folder ubuntu0 sampai ubuntu5 inilah yang nantinay akan dibuat menjadi file iso yang berarti akan terbentuk sebanyak 6 buah file iso.

Selanjutnya jalankan perintah-perintah berikut di Terminal

ruby debcopy -l ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs/ubuntu0
ruby debcopy -l ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs/ubuntu1
ruby debcopy -l ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs/ubuntu2
ruby debcopy -l ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs/ubuntu3
ruby debcopy -l ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs/ubuntu4
ruby debcopy -l ~/UbuntuRepos ~/UbuntuDVDs/ubuntu5

Setelah semua perintah tersebut selesai, maka proses pemecahan file repository telah selesai dilakukan.

Tahap keempat (pembuatan file iso)

Untuk membuat file iso dari ke enam buah folder ubuntu0 sampai ubuntu5, jalankanlah perintah berikut di Terminal

mkisofs -f -J -r -V "Ubuntu 8.10 1/5" -o ubuntu-8.10-$(date -I)-complete-i386-dvd1.iso ~/UbuntuDVDs/ubuntu0
mkisofs -f -J -r -V "Ubuntu 8.10 2/5" -o ubuntu-8.10-$(date -I)-complete-i386-dvd2.iso ~/UbuntuDVDs/ubuntu1
mkisofs -f -J -r -V "Ubuntu 8.10 3/5" -o ubuntu-8.10-$(date -I)-complete-i386-dvd3.iso ~/UbuntuDVDs/ubuntu2
mkisofs -f -J -r -V "Ubuntu 8.10 4/5" -o ubuntu-8.10--$(date -I)-complete-i386-dvd4.iso ~/UbuntuDVDs/ubuntu3
mkisofs -f -J -r -V "Ubuntu 8.10 5/5" -o ubuntu-8.10-$(date -I)-complete-i386-dvd5.iso ~/UbuntuDVDs/ubuntu4
mkisofs -f -J -r -V "Ubuntu 8.10 5/5" -o ubuntu-8.10-$(date -I)-complete-i386-dvd6.iso ~/UbuntuDVDs/ubuntu5

Catatan :

  • Tulisan 8.10 disesuaikan dengan versi ubuntu anda.
  • Tulisan ~/UbuntuDVDs/ubuntu0 disesuaikan dengan letak direktori UbuntuDVDs/ubuntu0 anda.

Dengan ini proses pembuatan file iso tiap DVD telah selesai dibuat, selanjutnya tinggal membakarnya ke DVD.

Untuk membakar file iso tersebut di Ubuntu cukup dengan mengklik kanan file iso yang ingin dibakar dan pilih Write to Disc. Atau juga bisa juga menggunakan aplikasi pembakar CD/DVD yang ada di Ubuntu anda.

Apabila semua DVD telah selesai dibakar, cara menggunakannya cukup dengan memasukkan DVD-nya, kemudian jalankan perintah di Terminal

sudo apt-cdrom add

kemudian

eject

untuk mengelurkan DVD apabila telah selesai dibaca untuk melanjutkan ke DVD-DVD selanjutnya sampai selesai.

Setelah semua DVD telah selesai dibaca, ketikkan perintah

sudo apt-get update

untuk mengupdate daftar-daftar paket yang pada Ubuntu. Kemudian ketikkan perintah

sudo apt-get upgrade

apabila anda ingin meng-update paket-paket pada Ubuntu yang terinstal.

Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin memecah Repository Ubuntu yang ada di harddisk ke dalam bentuk DVD, dan semoga berhasil. ^_^

sumber : http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=352460

Time Slider

Salah satu fitur OpenSolaris 2008.11 adalah adanya Time Slider, tools berbasis GUI yang tergabung dengan Nautilus (Window Manager GNOME-nya) dari ZFS Snapshot.

ZFS Snapshot adalah fitur yang berguna untuk mem-back up dan me-restore file pada media penyimpanan yang menggunakan file system ZFS. OpenSolaris 2008.11 menggunakan ZFS secara default sebagai file system sistem operasinya.

Info lengkap mengenai ZFS http://opensolaris.org/os/community/zfs/
Info mengenai Time Slider http://blogs.sun.com/erwann/entry/zfs_on_the_desktop_zfs

Kehandalan dari ZFS Snapshot ini adalah kecepatan dalam mem-back up dan restore-nya. Hal ini bisa terjadi karena ZFS Snapshot tidak mem-back up ulang secara keseluruhan apabila terjadi perubahan pada file. Misalnya hari ini kita mem-back up data kita, kemudian keesokan harinya ada penambahan data lagi, ZFS Snapshot tidak mem-back up ulang data secara keseluruhan, namun hanya perubahannya saja. Hal ini berdampak kepada kecepatan back up dan restore-nya Very Happy

Adanya Time Slider ini lebih memudahkan user dalam menggunakan ZFS Snapshot yang berbasis teks. Dengan menggunakan Time Slider kita cukup menggese-geser slider-nya berdasarkan waktu yang terus berjalan. Apabila kita kehilangan sebuah data, kita cukup menggeser slider-nya ke tanggal dimana file kita tersebut masih ada. Asyik bukan. Namun hal ini tentunya terbatas kepada space harddisk kita saja, sehingga Time Slider juga akan terbatas jangkauannya.


Tombol Untuk melihat Time Slider


Untuk test, saya hapus beberapa buah file yang ada (pakai shift+del)


File tadi sudah terhapus


Untuk me-restore file, klik dulu tombol Time Slider, kemudian geser ke waktu kapan file-file yang dihapus tadi masih ada. Kemudian pilih file-file yang mau di-restore dengan cara klik kanan dan pilih restore to desktop


File-file tadi sudah di-restore di desktop Very Happy

Untuk bisa melakukan hal seperti ini, jangan lupa untuk mengaktifkan dulu Time Slider di System>Administration>Time Slider Setup. Jangan lupa untuk mengatur direktori-direktori mana saja yang di snapshot. Semakin banyak direktori yang di-snapshot maka semakin banyak memakan space dan semakin sedikit jangkauan snapshot.

Ga tertarik untuk mencoba? Saya sudah coba sendiri seperti di atas.

Kawasaki Ninja 250R, motor 250cc ganteng yang menggiurkan.

Spesifikasi :

Tipe Mesin : 4 langkah DOHC
Jumlah & Isi Silinder : 2 buah sejajar & 124,5cc
Diameter & Langkah : 62 x 41.2mm
Perbandingan Kompresi : 11.6:1
Daya Maksimum : 23.4Kw (31.4PS)/11000rpm
Torsi Maksimum : 20Nm/9500rpm
Karburator : Keihin CVR30 X 2bh
Sistem Starter : Elektrik Starter
Tipe Transmisi : 6 speed, return shift
Rasio Gigi : Ke1 2.600 ( 39/15 )
Ke2 1.789 ( 34/19 )
Ke3 1.409 ( 31/22 )
Ke4 1.160 ( 29/25 )
Ke 5 1.000 ( 27/27 )
Ke6 0.893 ( 25/28 )
Tipe Sistem Final Drive : Chain Drive/Rantai
Rasio Reduksi : 3.214 ( 45/14 )
Drive Rasio Keseluruhan : 8.859@TopGear
Suspensi Depan : Telescopic Fork Suspension
Suspensi Belakang : Monoshock Suspension
Rem Depan : Rem Cakram Twin Pot
Rem Belakang : Rem Cakram Twin Pot
Panjang x Lebar x Tinggi : 2080 x 715 x 1115mm
Jarak Poros Roda : 1390mm
Jarak Ke Tanah : 140mm
Kapasitas Bensin : 18liter
Berat Maksimum : 169kg
Kawasaki Motor Indonesia menyediakan 3 warna untuk motor ini, yaitu

Motor ini baik dari segi fisik dan spesifikasi mesin, sudah menunjukkan bahwa dia adalah motor sport ataupun moge (motor gede), untuk dibawa ngebut sudah pasti mampu, tinggal pengendaranya saja apakah sudah memiliki skill yang mumpuni =) . Kalau tidak, sayang sekali kalau sampai motor seharga Rp 44.000.000 rusak kan? hehe. Mengingat kompresi yang sudah 11.6 motor ini minimal wajib minum pertamax kalau mau umurnya panjang, yang pas ya mungkin harus minum pertamax plus. Saat ini sudah banyak yang mengendarai motor ini, sudah beberapa kali saya dengan si jupiter mx di jalanan di kota Medan. Mudah-mudahan pabrikan sepeda motor lain di Indonesia dapat segera memasarkan produknya masing-masing di kelas ini, sebab saat ini pabrikan lain belum menjual motor dengan kapasitas mesin dan kasta yang sekelas.

Akhirnya filmnya Twilight tayang juga di Bioskop

Akhirnya versi filmnya Twilight tayang juga di bioskop di Medan ini. Terakhir baca beritanya sebulan yang lalu, filmnya akan tayang mulai November tahun ini, dan kebetulan kemarin pagi saat melihat jadwal film yang tayang di bioskop di Medan, ternyata Twilight akan segera tayang. Betapa senanngnya diriku, karena akhirnya akan segera bisa menonton filmnya, hehe. Walapun si doi tidak ada di sini untuk menemani menonton, nonton sendiri pun oke lah, sudah biasa sih sebenarnya jadi ga masalah.

Film ini dibuat berdasarkan novel karangan Stephenie Meyer yang sudah dirilis sampai buku ke 3-nya yang bernama New Moon. Saat ini serial saga dari novel ini sudah mencapai 5 buah buku, dimana buku ke 5 merupakan cerita dari sudut pandang tokoh utama pria, sedangkan 4 buku yang lain adalah dari sudut pandang tokoh utama wanita. Saat ini saya telah membaca sampai buku ke 3, dan tidak sabar menanti buku-buku selanjutnya =), mudah-mudahan segera di rilis di Indonesia. Amin.

Berikut adalah sinopsis dari Twilight versi filmnya dari situs 21cineplex :

Twilight meruapakan kisah romantis modern antara seorang gadis dan vampire

Bella Swan (Kristen Stewart) berbeda dengan gadis lainnya, tidak pernah bergaul dengan teman sekolahnya di SMA Phoenix. Saat ibunya menikah lagi dan mengirim Bella untuk tinggal bersama Ayahnya di kota kecil Forks, Washington, ia tidak berharap banyak perubahan dalam dirinya. Ketika ia bertemu dengan Edward Cullen (Robert Pattison) yang misterius dan tampan, Edward bukanlah pria yangbiasa ia temui. Edward adalah vampire namun ia tidak memiliki taring dan ia beserta keluarganya memilih untuk tidak mengisap darah manusia

Mereka berdua menjadi sepasang kekasih. Bagi Edward – Bella adalah gadia yang ia tunggu selama 90 tahun – sebagai belahan jiwanya. Namun semakin dekat hubungan mereka – semakin berat usaha Edward untuk mengontrol dirinya. Apa yang akan dilakukan oleh Edward dan Bella saat sekelompok vampir baru lainnya – James (Cam Gigandet), Laurent (Edi Gathegi) dan Victoria (Rachelle Lafevre) – hadir dan mengancam hidup mereka?

Untuk lebih tahu mengenai novel Twilightnya secara lengkap baik sinopsis di tiap bukunya dan penjelasan mengenai tiap tokoh utamanya, bisa di lihat dari wikipedianya di sini.  Atau melihat situs resmi filmnya di sini.

Atau di situs resmi pengarangnya Stephenie Meyer.

Toko-toko sepeda di Medan

Beberapa hari ini tidak tahu kenapa rasanya ingin beli sepeda, untuk olahraga sekaligus untuk buang stres. Jadi teringat dulu kemana-mana naik sepeda sampai SD kelas 6. Jadi rindu sama beberapa sepeda yang dulu pernah dimiliki, kangen sekali rasanya. Mungkin semangat ingin bersepeda ini karena lihat si bule yang sering berenang di Selayang naik sepeda waktu itu.

Untuk memulai niat kegiatan bersepeda ini, tadi siang sempat browsing untuk melihat sepeda-sepeda yang lagi populer sekarang ini. Setau saya yang cukup populer sekarang adalah Polygon. Ternyata sepeda sekarang mahal-mahal, paling murah harganya 1,2 Juta-an. Sekarang jadinya malah timbul semangat mau nabung lagi untuk beli sepeda, padahal sebelumnya juga niat nabung untuk beli iPod Classic, heegkk, duit dari mana ya.

Tapi biar sajalah, yang penting punya impian, yang penting biar ada semangat saja, sekalian untuk pelarian dari stres ngerjain skripsi dan ditinggal si doi ke Jakarta. hehe.

Setelah browsing sana-sini, akhirnya ketemu juga alamat toko-toko sepeda yang ada di Medan, yang pasti toko-toko ini menjual sepeda-sepeda yang sekelas Polygon tadi. Jadi terpikir juga, masih ada tidak ya toko yang menjual sepeda Federal, dulu merek Federal ini adalah sepeda yang paling populer.

Berikut toko-toko sepeda yang ada di kota Medan,

King Cycle Shop – Ricky

Jl. Gatot Subroto Komp. Tomang Elok B2 / 93 Medan
Ph. (061) 846 7904

Rodalink – Medan

Medan Business Centre AA – 8
Jl. S. Parman Medan.
Ph. (061) 452 7721

Toko Sinar Jaya

Jl. Pandu No. 83 / 12 Medan
Ph. (061) 457 3014

Sumber Jaya – Sukianto / Acuan (Bisa TT)

Jln. Rotan No. 37 Medan 21112
Ph. 061 418079 / 4569943

Bike 888 Medan

Komp. Bilal Harmonis II No. 50
Medan.

Kapan-kapan ingin juga mengunjungi toko-toko tadi sekedar melihat-lihat bagaimana sepeda-sepeda pada masa sekarang ini, tapi untuk beli sepertinya masih harus menunggu dulu.

Intel merilis Processor terbaru mereka, Intel Core i7

Intel baru saja merilis Processor terbaru mereka yang dinamai i7. i7 ini merupakan penerus dari Intel Core 2. i7 tersedia dalam 3 model dan semuanya memiliki 4 core. Processor yang masih keluarga dari tiga buah Processor Desktop Intel untuk x86-64 ini, merupakan processor pertama yang dirilis Intel dengan menggunakan arsitektur Intel Nehalem. Core i7 ini dimanufaktur di Costa Rica dan baru saja di rilis tanggal 17 November kemarin.

Berikut adalah ketiga model Intel Core i7,

Core i7
Model
Process Cores
(Threads)
Clock
(GHz)
Price Cache Memory controller Quickpath
Interface
TDP
Socket Release
date
920 45nm 4
(8)
2.66 $284 256 KB L2/core
8 MB shared L3
3xDDR3 800/1066 MHz 1x 4.8 GT/s 130W LGA1366 2008-11-17
940 2.93 $562
965 Extreme Edition 3.2 $999 1x 6.4 GT/s

Info jelasnya juga ada di wiki di sini, maupun di situs resmi Intel di sini.


Ditulis dalam News. Tag: , , , . 39 Komentar »