Toko-toko sepeda di Medan

Beberapa hari ini tidak tahu kenapa rasanya ingin beli sepeda, untuk olahraga sekaligus untuk buang stres. Jadi teringat dulu kemana-mana naik sepeda sampai SD kelas 6. Jadi rindu sama beberapa sepeda yang dulu pernah dimiliki, kangen sekali rasanya. Mungkin semangat ingin bersepeda ini karena lihat si bule yang sering berenang di Selayang naik sepeda waktu itu.

Untuk memulai niat kegiatan bersepeda ini, tadi siang sempat browsing untuk melihat sepeda-sepeda yang lagi populer sekarang ini. Setau saya yang cukup populer sekarang adalah Polygon. Ternyata sepeda sekarang mahal-mahal, paling murah harganya 1,2 Juta-an. Sekarang jadinya malah timbul semangat mau nabung lagi untuk beli sepeda, padahal sebelumnya juga niat nabung untuk beli iPod Classic, heegkk, duit dari mana ya.

Tapi biar sajalah, yang penting punya impian, yang penting biar ada semangat saja, sekalian untuk pelarian dari stres ngerjain skripsi dan ditinggal si doi ke Jakarta. hehe.

Setelah browsing sana-sini, akhirnya ketemu juga alamat toko-toko sepeda yang ada di Medan, yang pasti toko-toko ini menjual sepeda-sepeda yang sekelas Polygon tadi. Jadi terpikir juga, masih ada tidak ya toko yang menjual sepeda Federal, dulu merek Federal ini adalah sepeda yang paling populer.

Berikut toko-toko sepeda yang ada di kota Medan,

King Cycle Shop – Ricky

Jl. Gatot Subroto Komp. Tomang Elok B2 / 93 Medan
Ph. (061) 846 7904

Rodalink – Medan

Medan Business Centre AA – 8
Jl. S. Parman Medan.
Ph. (061) 452 7721

Toko Sinar Jaya

Jl. Pandu No. 83 / 12 Medan
Ph. (061) 457 3014

Sumber Jaya – Sukianto / Acuan (Bisa TT)

Jln. Rotan No. 37 Medan 21112
Ph. 061 418079 / 4569943

Bike 888 Medan

Komp. Bilal Harmonis II No. 50
Medan.

Kapan-kapan ingin juga mengunjungi toko-toko tadi sekedar melihat-lihat bagaimana sepeda-sepeda pada masa sekarang ini, tapi untuk beli sepertinya masih harus menunggu dulu.

Intel merilis Processor terbaru mereka, Intel Core i7

Intel baru saja merilis Processor terbaru mereka yang dinamai i7. i7 ini merupakan penerus dari Intel Core 2. i7 tersedia dalam 3 model dan semuanya memiliki 4 core. Processor yang masih keluarga dari tiga buah Processor Desktop Intel untuk x86-64 ini, merupakan processor pertama yang dirilis Intel dengan menggunakan arsitektur Intel Nehalem. Core i7 ini dimanufaktur di Costa Rica dan baru saja di rilis tanggal 17 November kemarin.

Berikut adalah ketiga model Intel Core i7,

Core i7
Model
Process Cores
(Threads)
Clock
(GHz)
Price Cache Memory controller Quickpath
Interface
TDP
Socket Release
date
920 45nm 4
(8)
2.66 $284 256 KB L2/core
8 MB shared L3
3xDDR3 800/1066 MHz 1x 4.8 GT/s 130W LGA1366 2008-11-17
940 2.93 $562
965 Extreme Edition 3.2 $999 1x 6.4 GT/s

Info jelasnya juga ada di wiki di sini, maupun di situs resmi Intel di sini.


Ditulis dalam News. Tag: , , , . 39 Komentar »

Menghayal pengen iPod Classic, ngences mode on..

Saya sekarang lagi mimpi pengen iPod Classic yang warna silver.

Storage 120 GB

Capacity
Holds up to 30,000 songs in 128-Kbps AAC format
Holds up to 25,000 iPod-viewable photos
Holds up to 150 hours of video
Stores data via USB hard drive

Color Silver and black

Battery life Up to 36 hours of music playback; up to 6 hours of video playback

Display 2.5-inch (diagonal) color LCD with LED backlight, 320-by-240-pixel resolution at 163 pixels per inch

Ports Dock connector, stereo minijack

Connector USB through dock connector; component and composite video through dock connector (with AV cables, sold separately); audio through headphone jack

Charge time About 4 hours (2-hour fast charge to 80% capacity)

Audio support AAC (16 to 320 Kbps), Protected AAC (from iTunes Store), MP3 (16 to 320 Kbps), MP3 VBR, Audible (formats 2, 3, and 4), Apple Lossless, WAV, and AIFF, User-configurable maximum volume limit, Frequency response: 20Hz to 20,000Hz, Impedance: 32 ohms

Photo supports Syncs iPod-viewable photos in JPEG, BMP, GIF, TIFF, PSD (Mac only), and PNG formats

Video supports H.264 video, up to 1.5 Mbps, 640 by 480 pixels, 30 frames per second, Low-Complexity version of the H.264 Baseline Profile with AAC-LC audio up to 160 Kbps, 48kHz, stereo audio in .m4v, .mp4, and .mov file formats; H.264 video, up to 2.5 Mbps, 640 by 480 pixels, 30 frames per second, Baseline Profile up to Level 3.0 with AAC-LC audio up to 160 Kbps, 48kHz, stereo audio in .m4v, .mp4, and .mov file formats; MPEG-4 video, up to 2.5 Mbps, 640 by 480 pixels, 30 frames per second, Simple Profile with AAC-LC audio up to 160 Kbps, 48kHz, stereo audio in .m4v, .mp4, and .mov file formats

Size 4.1 x 2.4 x 0.41 inches
(103.5 x 61.8 x 10.5 mm)

Weight 4.9 ounces (140 grams)

Included accessories Earphones, USB cable, dock adapter

Free laser engraving on all new iPod models. Select the iPod that’s right for you, then personalize it.

Price $249

Jadi, ini barang bisa mutar lagu, video, juga ngeliat foto. Dengan kapasitas segede itu, saya ga perlu hapus lagu/video yang sudah masukkan kalau mau masukkan lagu atau video favorit saya lagi. Saya memang hobi sekali dengar lagu, nonton video clip, ataupun nonton film. Yah, kalau bisa belinya sih ini barang bakal lebih penting dari pacar, dan dijaga sampai selama mungkin Very Happy Very Happy . Mahal sih harganya. Kalo ada bidang yang bisa diikutin di topcoder sih lumayan juga untuk cari dana beli ini.
Kalau ada hepeng lebih ntar beli Palm atau iPhone 3G buat komunikasi. hehe. Ngayal abisss.

Curhat sensasi IM2 Broom Unlimited di 6120c, kok gitu ya.

Sebelumnya saya menggunakan Speedy Personal 1 Giga untuk pemakaian Internet di rumah, walaupun 98 % yang menggunakan cuma saya seorang. Kakak cuma kadang-kadang saja pakai kalo lagi ingin main Friendster atau mau lihat-lihat sepatu. Saya sudah berlangganan Speedy cukup lama, kalau tidak salah sudah satu tahun. Namun belakangan ini rasanya quota 1 Giga itu sangat kurang sekali. Tidak tahu kenapa rasanya cepat sekali saya menghabiskan quotanya. Mungkin karena Internet di kampus semakin melambat akhirnya saya jadi lebih banyak mengunduh di rumah. hehe

Akhirnya saya mengambil keputusan untuk berhenti berlangganan Speedy, karena beberapa bulan terakhir selalu membayar kelebihan quota, lagipula biaya 200rb untuk pemakaian 1 Giga rasanya terlalu mahal untuk kondisi sekarang.

Setelah hunting dan menimbang akan menggunakan ISP apa untuk koneksi Internet di rumah, akhirnya pilihan jatuh pada IM2 Broom yang Unlimited. Dengan biaya Rp 100.000 perbulan dengan kecepatan up to 256 kbps rasanya cukup lumayan lah. Yang penting dicoba dulu saja, kan tidak terikat kontrak atau apapun kalau pakai Broom, karena Broom prepaid atau prabayar. Kalau mau pakai lagi tinggal beli voucher saja, kalau tidak mau lagi ya tinggal berhenti saja.

Pilihan jatuh kepada Broom karena Telkomsel Flash Unlimited sudah tidak disediakan lagi oleh Telkomsel. Padahal tertarik juga dengan paket Unlimited tanpa modem dengan kecepatan up to 256 kbps dengan tagihan Rp 125.000 perbulan belum termasuk pajak. ISP yang lain yang cukup murah adalah IM2 Postpaid Unlimited up to 384 kbps dengan biaya Rp 160.000 perbulan belum termasuk pajak. Padahal sebenarnya pilihan saya lebih berat ke Telkomsel Flash, karena jaringan Telkomsel jauh lebih baik di sekitar rumah saya walaupun belum 3G, untuk kondisi jaringan Indosat di sekitar rumah lumayan jelek, kadang sampai sinyalnya hilang timbul. Mudah-mudahan saja ke depannya Indosat mau menambah tower dan menyediakan area 3G di sekitar rumah, begitu juga dengan Telkomsel. Amin.

Akhirnya kemarin malam saya membeli starter pack IM2 Broom. Walaupun sempat salah, dikasih si penjaga tokonya paket yang Classic padahal saya mencari yang Unlimited. Hal ini bisa terjadi karena starter pack yang beli sudah diaktivasi oleh toko tempat saya membeli. Pemilihan paket Broom Classic atau yang Unlimited bisa dilakukan pada saat aktivasi pertama kali IM2 Broom-nya. Untung saja penjaga tokonya bisa menukar starter pack yang sudah saya beli. Karena mereka juga tidak memberitahukan saya bahwa starter pack yang sudah saya beli telah diatur untuk paket Classic. Saran saya, kalau Anda ingin membeli starter pack Broom pilih saja yang belum diaktivasi, atau tanyakan dengan jelas starter pack yang anda beli apakah sudah diset Classic atau Unlimited apabila sudah di aktivasi.

Sekarang masalahnya tinggal modem 3G ataupun HSDPA dan sinyal jaringannya saja. Sementara ini saya menggunakan Nokia 6120classic sebagai modem 3G untuk Broom yang saya gunakan. Sambil tiduran di kamar, setelah sim card Broom saya masukkan ke Handphone kemudian dikoneksikan ke Ubuntu di Laptop dengan menggunakan kabel, atur koneksi, kemudian dial, Alhamdulilah pertama kali coba langsung terhubung. Kemudian dicoba browsing, aduhh, terbuka juga si google. Kecepatan lebih cepat dibanding Telkomnet instan, namun dibilang kencang ya tidak bisa juga. Kemudian coba buka situs-situs yang lain mesti cukup sabar menunggu halaman situs terbuka penuh. Jangan dibandingkan dengan Speedy karena jauh sekali perbedaannya. Coba test kecepatan dengan speedtest.net hasilnya download 40 kbps dan upload lupa berapa tapi tidak jauh beda dengan download. Dugaan saya kecepatan Broom lambat sekali karena sinyal Indosat yang lemah sekali di sekitar rumah. Selanjutnya saya coba putus koneksikan hubungan yang terjadi malah semakin mengecewakan, susah sekali agar bisa terhubung kembali. Karena kecapekan, akhirnya saya tinggal tidur.

Kemudian paginya saya coba kembali IM2 Broom yang telah saya beli. Pagi ini pintu kamar saya buka agar bisa mendapat sinyal yang lebih baik. Dan ternyata pagi ini kegiatan browsing lumayan bisa memuaskan saya, tidak seperti tadi malam. Hal ini saya duga karena kualitas sinyal yang lebih baik dibandingkan tadi malam. Saya coba melihat kondisi handphone saya, ternyata si handphone kepanasan dan baterai cepat drop. Hal ini memang wajar, karena menjadikan handphone sebagai modem pasti si handphone akan kepanasan akibat terus-menerus mengirim dan menerima data koneksi Internet tadi, sama seperti apabila kita menelpon dalam waktu yang lama, pasti si handphone akan kepanasanan juga, dan yang pasti baterai akan cepat habis.

Sekarang mau tidak mau saya harus mencari modem 3G yang sebenarnya, agar kegiatan ber-Internet bisa terasa lebih nyaman. Kebetulan kemarin juga sudah mencari-cari modem 3G yang murah. Si Rafa sangat beruntung bisa mendapatkan modem 3G pcmcia dengan harga Rp 350.000. Sayang sekali pas saya ingin membeli dengan semangat juang menggebu-gebu ternyata sang modem telah habis. Akhirnya hanya bisa menunggu sang modem tersedia lagi. Setelah menjanjikan kepada si penjaga toko saya akan membeli 3 buah modem tersebut dan meninggalkan nomor handphone saya dengan sedih meninggalkan toko dengan berdoa semoga sang modem tersedia lagi. Sementara ini ya kembali menggunakan si 6120classic untuk menjadi teman si IM2 Broom.

Tanggal 10 November..

Tadi pas khutbah shalat jum’at di mesjid dekat rumah, sang khatib bercerita, bahwa tanggal 10 November yang lalu di pertokoan kota Binjai, banyak sekali rumah maupun toko yang tidak mengibarkan bendera merah putih di depan rumah atau tokonya masing-masing. Dan, beberapa orang PNS mendatangi dari rumah ke rumah untuk memberitahukan untuk mengibarkan bendera merah putih karena hari itu adalah Hari Pahlawan.

Terkejut juga mendengar cerita sang khatib, masa bisa sampai segitunya ya. Para pahlawan dulu berjuang memberikan segala miliknya sampai nyawanya juga, eh kita sekarang pasang bendera saja bisa sampai lupa.

Huff. Mudah-mudahan jangan sampai kejadian lagi lah.