Time Slider

Salah satu fitur OpenSolaris 2008.11 adalah adanya Time Slider, tools berbasis GUI yang tergabung dengan Nautilus (Window Manager GNOME-nya) dari ZFS Snapshot.

ZFS Snapshot adalah fitur yang berguna untuk mem-back up dan me-restore file pada media penyimpanan yang menggunakan file system ZFS. OpenSolaris 2008.11 menggunakan ZFS secara default sebagai file system sistem operasinya.

Info lengkap mengenai ZFS http://opensolaris.org/os/community/zfs/
Info mengenai Time Slider http://blogs.sun.com/erwann/entry/zfs_on_the_desktop_zfs

Kehandalan dari ZFS Snapshot ini adalah kecepatan dalam mem-back up dan restore-nya. Hal ini bisa terjadi karena ZFS Snapshot tidak mem-back up ulang secara keseluruhan apabila terjadi perubahan pada file. Misalnya hari ini kita mem-back up data kita, kemudian keesokan harinya ada penambahan data lagi, ZFS Snapshot tidak mem-back up ulang data secara keseluruhan, namun hanya perubahannya saja. Hal ini berdampak kepada kecepatan back up dan restore-nya Very Happy

Adanya Time Slider ini lebih memudahkan user dalam menggunakan ZFS Snapshot yang berbasis teks. Dengan menggunakan Time Slider kita cukup menggese-geser slider-nya berdasarkan waktu yang terus berjalan. Apabila kita kehilangan sebuah data, kita cukup menggeser slider-nya ke tanggal dimana file kita tersebut masih ada. Asyik bukan. Namun hal ini tentunya terbatas kepada space harddisk kita saja, sehingga Time Slider juga akan terbatas jangkauannya.


Tombol Untuk melihat Time Slider


Untuk test, saya hapus beberapa buah file yang ada (pakai shift+del)


File tadi sudah terhapus


Untuk me-restore file, klik dulu tombol Time Slider, kemudian geser ke waktu kapan file-file yang dihapus tadi masih ada. Kemudian pilih file-file yang mau di-restore dengan cara klik kanan dan pilih restore to desktop


File-file tadi sudah di-restore di desktop Very Happy

Untuk bisa melakukan hal seperti ini, jangan lupa untuk mengaktifkan dulu Time Slider di System>Administration>Time Slider Setup. Jangan lupa untuk mengatur direktori-direktori mana saja yang di snapshot. Semakin banyak direktori yang di-snapshot maka semakin banyak memakan space dan semakin sedikit jangkauan snapshot.

Ga tertarik untuk mencoba? Saya sudah coba sendiri seperti di atas.

5 Tanggapan to “Time Slider”

  1. giat Says:

    dah mulai nyendat kayak nya …. HHH
    go3 blogger

  2. dimas0883 Says:

    makasih brur informasinya sangat bermanfaat bagi kita kita

  3. lady Says:

    nice information, saLam kenal..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: