Beberapa Hal Yang Mungkin Anda Lakukan Setelah Menginstal Fedora 12

Setelah sekian lama, akhirnya saya menginstal Fedora lagi di komputer saya. Dan ini terjadi saat rilis Fedora 12 pada November 2009 yang lalu. Selama ini saya selalu menggunakan Ubuntu dan OpenSolaris di komputer dan laptop saya. Hal yang membuat saya tertarik Ga tahu kenapa untuk menginstal Fedora lagi di komputer saya adalah desas-desas bahwa Fedora 12 ini lebih baik dibanding Ubuntu 9.10, dan tampilan Fedora yang semakin lama semakain cantik. Dan yang pasti, yang juga menarik perhatian saya adalah Fedora selalu bersaing ketat sebagai disro linux yang paling populer di www.distrowatch.com.

Langsung saja, untuk mengunduh iso Fedora 12 ini, selain bisa melalui situs fedora sendiri di sini, atau melalui server lokal seperti di ftp://kambing.ui.ac.id/iso/fedora/12/.

Perlu diperhatikan, ada dua jenis rilis fedora, yang berbentuk dvd dan satu lagi berbentuk live cd. Saya sendiri menggunakan rilis Fedora Desktop Live Media x86_64, yang berbentuk CD untuk 64bit dan menggunakan GNOME.

Oke, Fedora-nya telah berhasil saya instal. Berikut adalah hal-hal yang saya lakukan di komputer saya.

Pertama,
Menggunakan server repository lokal agar koneksi lebih cepat.

Saya akan menggunakan server repository kambing.
Jalankan Terminal dari Menu Applications>System Tools>Terminal, dan jalankan perintah di bawah ini

[ainul@localhost ~]$ su
Password:
[root@localhost ainul]# vi /etc/yum.repos.d/fedora.repo

pada kolom password, masukkan password root / administrator fedora anda.

[fedora]
name=Fedora $releasever – $basearch
failovermethod=priority
baseurl=http://kambing.ui.edu/fedora/releases/$releasever/Everything/$basearch/os/
#baseurl=http://download.fedoraproject.org/pub/fedora/linux/releases/$releasever/Everything/$basearch/os/
#mirrorlist=https://mirrors.fedoraproject.org/metalink?repo=fedora-$releasever&arch=$basearch

enabled=1
metadata_expire=7d
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-fedora-$basearch

lakukan perubahan seperti tulisan yang bercetak tebal di atas. Caranya tekan tombol insert untuk mengetik, setelah selesai, tekan tombol Esc, kemudian tekan tombol Shift+:, ketikkan wq! dan tekan Enter. Maka anda Akan kembali ke tampilan Terminal lagi.

Kemudian jalankan perintah di bawah untuk mengupdate list paket-paket fedora Anda.
[root@localhost ainul]# yum update

Kedua,
Menambah server repository yang menyediakan paket multimedia

Setelah mengganti dengan menggunakan server repository lokal, selanjutnya akan menambahkan server repository yang menyediakan paket-paket yang tidak disediakan oleh fedora, seperti codec-codec multimedia. Codec-codec ini tidak disediakan oleh fedora karena codec-codec tersebut bersifat proprietary. Saya menggunakan server repository yang disediakan oleh rpmfusion.org, karena server repository tersebut memiliki paket-paket yang update dan cukup lengkap.

Caranya adalah, jalankan baris perintah di bawah ini di Terminal (jangan lupa mengetikkan su dan memasukkan password root terlebih dahulu)

su -c ‘rpm -Uvh http://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-stable.noarch.rpm http://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-stable.noarch.rpm’

detailnya bisa dilihat di sini

Ketiga
Menginstal paket untuk memutar file mp3 dan video

XMMS
[root@localhost ainul]# yum -y install xmms xmms-mp3 xmms-faad2

Rhythmbox/Gstreamer
[root@localhost ainul]# yum -y install rhythmbox gstreamer-plugins-ugly gstreamer-plugins-bad gstreamer-ffmpeg

MPlayer
[root@localhost ainul]# yum -y install gnome-mplayer mplayer mplayer-gui gecko-mediaplayer mencoder

VLC
[root@localhost ainul]# yum -y install vlc

Keempat,
Instal Wine untuk menjalankan aplikasi .exe milik win**s di atas fedora

Jalankan perintah ini di Terminal sebagai root.
[root@localhost ainul]# yum install wine

Kelima
Instal axel, download accelerator berbasis command line

Saya terbiasa mengunduh melalui Terminal, dan tool favorit saya adalah axel. Axel dapat mengunduh secara multithread layaknya Internet Download Manager ataupun download accelerator lainnya.
Jalankan perintah berikut di Terminal sebagai root.

[root@localhost ainul]# yum install axel

Keenam
Pasang plugin flash player untuk Mozilla Firefox

Karena saya menggunakan fedora 12 64bit, maka saya juga menggunakan plugin flash player yang 64bit. Jalankan perintah berikut di Terminal.

[root@localhost ainul]# axel http://download.macromedia.com/pub/labs/flashplayer10/libflashplayer-10.0.42.34.linux-x86_64.so.tar.gz

Kemudian ekstrak dan copykan file pluginnya ke direktori plugin mozilla firefox
[ainul@localhost ~]$ tar xzvf libflashplayer-10.0.42.34.linux-x86_64.so.tar.gz
libflashplayer.so
[ainul@localhost ~]$ su
Password:
[root@localhost ainul]# cp libflashplayer.so /usr/lib64/mozilla/plugins

Hal lain yang akan saya instal adalah OpenOffice, DropBox, dan Tweetdeck.
Langkah-langkah instalasinya akan saya tuliskan pada kesempatan lainnya.

4 Tanggapan to “Beberapa Hal Yang Mungkin Anda Lakukan Setelah Menginstal Fedora 12”

  1. muhammad alvin Says:

    nice…!
    yg keenam itu kasian kali bang kalo yg masih pemula. pdhl tinggal download, klik kanan, extract, copy, paste😀. ya tp gpp lah, biar terbiasa dgn perintah2. jgn kyk awak ni, tau ada perintah tp lupa pakenya, terpaksa ketik xxx –help dulu (liat help :D)

    • ainulhizri Says:

      Yang keenam itu seharusnya lebih gampang dibandingkan dengan cara copy paste pakai GUI, karena untuk buka direktori /usr/lib64/mozilla/plugins kan harus pakai root juga. Lebih repot dan lebih lama kan kalau harus buka nautilus pakai root =D

  2. kirno Says:

    artikel yang bagus …..

    salam kenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: